<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/7011465768390517193?origin\x3dhttp://the-ackerman.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
wander;
POSTS
OWNER
LINKS
Credits
+ follow Dashboard
Tugas Tulisan 2: Teknologi Enkripsi Toshiba Diklaim Susah Ditembus
Thursday, June 25, 20159:48 PM

http://images.detik.com/content/2015/06/25/323/171520_84227509.jpg

Jakarta - Toshiba akan menggarap teknologi enkripsi. Perusahaan asal Jepang ini mengklaim enkripsi yang dikembangkannya sangat aman sehingga sulit ditembus. Secanggih apa? 

Secara teknis, teknologi ini digambarkan sebagai yang pertama menggunakan sistem komunikasi quantum cryptographic yang memanfaatkan data aktual. 

Sistem ini memastikan data yang dienkripsi dengan cara digital agar tetap rahasia. Sistem quantum-cryptography yang sudah diuji Toshiba menggunakan foton yang dikirim melalui kabel fibre-optic khusus yang tidak terkoneksi dengan internet, sehingga menyulitkan aksi mata-mata atau penyadapan.

Namun seperti dikutip detikINET dari TechRadar, Kamis (25/6/2015), bagi siapa saja yang ingin merasakan enkripsi level canggih ini masih harus bersabar. 

Toshiba memperkirakan baru akan menghadirkannya pada 2020. Modal eksperimen yang mahal, termasuk biaya server seharga USD 81 ribu dan kerentanan material foton membuat Toshiba harus mempertimbangkan banyak hal sebelum bisa menghadirkannya bagi konsumen luas.

(rns/fyk) 

source : link

Labels:


Post a Comment