Thursday, June 25, 20159:22 PM
Contoh-contoh
sertifikasi nasional dan internasional
1. Contoh Sertifikasi Nasional :
Terdapat dua jenis Sertifikat yang diterbitkan
oleh LSP Telematika, yaitu Certificate of
Competence dan Certificate of Attainment.
A. Certificate of Competence
Sertifikasi ini berdasarkan level kualifikasi
dan jenjang jabatan sesuai dengan yang ditetapkan
oleh Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI). Certificate of Competence (Sertifikat
Kompetensi) merupakan bukti pengakuan atas
kompetensi seseorang setelah melakukan uji
kompetensi dari suatu bidang keahlian kerja.
B. Certificate of Attainment
Sertifkasi ini atas unit kompetensi yang jenjang
jabatannya berdasarkan kebutuhan pasar.
Kedua jenis sertifikat tersebut diatas disusun
berdasarkan SKKNI.
2. Contoh Sertifikasi Internasional :
A. Sertifikasi untuk Bahasa Pemrograman
Program Java → sertifikasi dari Sun : Sun
Certified Programmer, Sun Certified
Developer, dan Sun Certified Architect.
Program Java Mobile → sertifikasi dari Sun : Sun Certified Web Component Developer
(SCWCD), Sun Certified Business Component
Developer (SCBCD), Sun Certified
Developer for Java Web Services (SCDJWS), dan
Sun Certified Mobile Application
Developer untuk platform J2ME (SCMAD).
Program Microsoft.NET → sertifikasi dari Microsoft : Microsoft Certification
Application
Developer (MCAD) dan Microsoft Certified
Solution Developer (MCSD).
B. Sertifikasi untuk Database
Database Microsoft SQL Server → sertifikasi dari Microsoft : Microsoft Certified DBA
Database Oracle → sertifikasi dari Oracle :
1. Oracle Certified DBA, terdapat tiga jenjang,
yaitu Oracle Certified DBA
Associate, Oracle Certified DBA Professional,
dan Oracle Certified DBA Master
2. Oracle Certified Developer, terdapat tiga
jenjang, yaitu Oracle9i PL/SQl
Developer Certified Associate, Oracle9iForms
Developer Certified Professional,
dan Oracle9iAS Web Administrator
3.Oracle9i Application Server,
Administrator Certified
Associate menyediakan jenjang
C. Sertifikasi untuk Office
Microsoft Office → sertifikasi dari Microsoft : Sertifikasi Microsoft Office
Specialist
(Office Specialist), tersedia dalam tiga jalur:
Office 2003 Editions, Office XP, dan
Office 2000.
D. Sertifikasi di Bidang Jaringan
Sertifikasi dari Cisco : Cisco Certified Network
Associate (CCNA), Cisco Certified
Network Professional (CCNP), Cisco Certified
Internetworking Expert(CCIE), Cisco
Certified Designing Associate (CCDA), Cisco
Certified Designing Professional (CCDP),
Cisco Security Specialist 1 (CSS1), dan lain
sebagainya.
Sertifikasi dari CompTIA : CompTIA Network+,
CompTIA Security+, CompTIA A+ dan
CompTIA Server+.
E. Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan
Multimedia
Sertifikasi dari Adobe : ACE (Adobe Certified
Expert), terdapat dua jalur sertifikasi,
yaitu sertifikasi untuk satu produk (sertifikasi
ACE Adobe InDesign CS) dan spesialis
(sertifikasi ACE Print Specialist, Web
Specialist, dan Video Specialist).
Sertifikasi dari Macromedia : Certified
Macromedia Flash MX Developer, Certified
Macromedia Flash MX Designer, Certified
ColdFusion MX Developer, dan Certified
Dreamweaver MX Developer.
Aplikasi Maya → sertifikasi dari Alias.
F. Sertifikasi di Bidang Internet
Certified Internet Web Master (CIW) : CIW
Associates, CIW Profesional, CIW Master
(terdapat empat pilihan jalur spesialisasi,
yaitu Master CIW Designer, Master CIW
Administrator, Master CIW Web Site Manager, dan
Master CIW Enterprise Developer),
CIW Security Analist dan CIW Web Developer.
World Organization of Webmasters (WOW) : WOW
Certified Apprentice Webmaster
(CAW), WOW Certified Web Designer Apprentice
(CWDSA), WOW Certified Web
Developer Apprentice (CWDVA), WOW Certified Web
Administrator Apprentice (CWAA),
dan WOW Certified Professional Webmaster (CPW).
G. Sertifikasi untuk Lotus
Sertifikasi dari Lotus : Certified Lotus
Specialist (CLS), Certified Lotus Professional
Application Development (CLP AD), dan Certified
Lotus Professional System
Administration (CLP SA).
H. Sertifikasi untuk Novell
Novell : Novell Certified Linux Professional
(Novell CLP), Novell Certified Linux
Engineer (Novell CLE), Suse Certified Linux
Professional (Suse CLP), dan Master
Certified Novell Engineer (MCNE).
Sertifikasi software dan database development
1. Sertifikasi untuk Bahasa Pemrograman
Di bagian ini
akan dibahas dua sertifikasi TI dalam hal penguasaan kemampuan yang terkait
dengan bahasa pemrograman. Yang dipilih adalah sertikasi untuk bahasa
pemrograman Java dan sertifikasi untuk bahasa pemrograman yang menggunakan
platform Microsoft .Net.
a. Java
Pengunaan
bahasa Java dalam pembuatan aplikasi terus menunjukkan peningkatan. Secara
pasti bahasa pemrograman Java mulai merebut pangsa pasar yang dulunya diisi
oleh bahasa-bahasa seperti COBOL, Cobol, Visual Basic, C, System/390 Assembler
dan SmallTalk. Tentunya hal ini diikuti dengan semakin tingginya kebutuhan akan
tenaga profesional yang menguasai bahasa pemrograman Java.
Sertifikasi
Java dapat dimanfaatkan oleh paling tidak empat segmen.
1. Pertama,
mereka yang ingin melakukan transisi karier dari posisi nonteknis ke
pengembangan aplikasi dan software. Yang dimaksud di sini adalah mereka yang
memiliki pengalaman nol dalam profesi TI tetapi tertarik untuk beralih profesi
ke bidang TI yang mungkin dinilai lebih menggiurkan.
2. Kedua,
mereka yang sudah bergerak dalam bidang TI dan berniat untuk melakukan
perpindahan posisi di perusahaan tempat mereka bekerja. Jika Anda sedang
merancang sebuah rencana untuk meningkatkan kredibilitas, tanggung jawab dan
sukses di organisasi Anda saat ini, sertifikasi layak menjadi komponen utama
dari rencana tersebut, utamanya jika Anda bekerja di perusahaan kecil atau
menengah. Sementara jika Anda memiliki keterampilan TI tetapi tidak memiliki
pengalaman menggunakan Java, sertifikasi Java dapat memberi Anda kesempatan
untuk mencoba pekerjaan yang menggunakan Java.
3. Ketiga,
konsultan Java yang ingin memvalidasi keterampilan mereka dan meningkatkan
kredibilitas mereka di mata klien.
4. Keempat
adalah para profesional TI yang sedang memikirkan untuk pindah perusahaan. Saat
ini banyak lowongan kerja yang menyebutkan sertifikasi Java sebagai suatu
kualifikasi yang dapat mejadi nilai tambah. Tentu saja adanya sertifikat dapat
meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan kesempatan bekerja di luar negeri dan
dengan upah yang lebih tinggi.
b. Microsoft.Net
Untuk para
developer ada dua jenis sertifikat yang ditawarkan oleh Microsoft sebagai
pengakuan atas keahlian dalam pengetahuan dan keterampilan Microsoft .Net :
Microsoft Certification Application Developer (MCAD) dan Microsoft Certified
Solution Developer (MCSD).
Sertifikasi
MCAD dibuat oleh Microsoft sebagai respon terhadap kebutuhan industri akan
sebuah sertifikasi yang memungkinkan mereka untuk menunjukkan keterampilan yang
dibutuhkan untuk mengimplementasikan, memaintain, dan mendeploy aplikasi Web
atau desktop berbasis Windows dengan skala kecil sampai menengah. MCAD
ditujukan untuk mereka yang lingkup pekerjaannya meliputi pengembangan
aplikasi, komponen, atau layanan database dan jaringan berskala kecil sampai
menengah pada platform Windows.
Sertifikasi
yang kedua adalah Microsoft Certified System Developer (MCSD). Sertifikat MCSD
merupakan salah satu sertifikat TI dengan reputasi yang dikenal baik di
kalangan industri. Dengan mengantongi sertifikat MCSD, seseorang dianggap telah
mampu mendemonstrasikan kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin sebuah
organisasi dalam proses perancangan, implementasi, dan administrasi dari suatu
solusi bisnis dengan menggunakan produk Microsoft.
2. Sertifikasi untuk Database
Setelah membahas sertifikasi untuk
bahasa pemrograman, pada bagian ini akan dibahas macam sertifikasi untuk
keterampilan dalam teknologi database yang banyak digunakan. Kami memilih
sertifikasi untuk Oracle dan Microsoft SQl Server.
a. Oracle
Sampai sekarang perusahaan software
kedua terbesar di dunia ini masih merupakan penikmat pangsa pasar terbesar
untuk software database. Ini membuat sertifikasi Oracle menjadi salah satu
sertifikasi yang paling populer dan banyak dicari. Laporan IDC Certified Report
2002 menyebutkan bahwa sertifikasi Oracle adalah kualitas yang paling dicari
oleh pasar TI.
Dalam situsnya Oracle menyebutkan
bahwa 97 dari pemegang Oracle Certified Professional (OCP) mengatakan bahwa
mereka diuntungkan oleh sertifikasi tersebut, 89% merasa kepercayaan diri
terkait penguasaan keahlian Oracle meningkat, dan 96% mengaku menganjurkan
program sertifikasi Oracle kepada orang lain. Sementara bagi perusahaan yang
memiliki pegawai yang telah tersertifikasi, Oracle mengklaim bahwa berdasarkan
survai perusahaan-perusahaan tersebut melaporkan penurunan waktu downtime
sebesar 49%.
Untuk memenuhi kebutuhan industri
akan berbagai spesialisasi keahlian dalam menggunakan teknologi Oracle, Oracle
saat ini menawarkan tiga jenis sertifikasi Oracle. Setiap jalur sertifikasi
dirancang untuk menguji penguasaan pengetahuan dan keterampilan dalam
menggunakan teknologi Oracle untuk suatu bidang kerja tertentu seperti
developer, administrator, atau Web server administrator.
Salah satu yang membuat sertifikasi
Oracle menjadi salah satu sertifikat TI dengan reputasi yang tinggi adalah
tingkat kesulitan untuk mendapatkan sertifikasi tersebut. Untuk setiap ujian,
peserta baru dinyatakan lulus apabila skornya minimal 70 %. “Saya selalu
menanyakan kesiapan setiap calon peserta ujian sertifikasi. Ujian Oracle tidak
murah dan tidak mudah sehingga sayang sekali apabila harus tidak lulus,” ujar
Mardjuki (Education Director, Oracle University Indonesia).
Di lain pihak hal tersebut membuat
pemegang sertifikat Oracle menjadi barang langka. Di Indonesia misalnya,
menurut Mardjuki baru ada sekitar 300 pemegang sertifikat jenjang OCP,
sementara untuk jenjang OCM jumlah mungkin hanya sebatas hitungan jari.
b. Microsoft
Microsoft menawarkan satu jenis
sertifikasi untuk penguasaan teknologi produk database andalannya, Microsoft
SQl Server. Microsoft Certified DBA adalah sertifikasi yang diberikan sebagai
pengakuan kemampuan merancang, mengimplementasi, dan melakukan administrasi
database Microsoft SQl Server.
3. Sertifikasi untuk Office
Sebagai aplikasi desktop, Microsoft
Office mungkin menjadi aplikasi yang paling akrab dengan keseharaian pekerjaan
kita. Mulai dari membantu menulis surat sampai membuat perencanaan proyek.
Populernya aplikasi Microsoft Office dan kemudahan pemakaiannya seringkali
membuat banyak penggunanya tidak merasa perlu untuk mempelajarinya secara
serius. Padahal hal tersebut mungkin berakibat pada rendahnya utilitas
pemanfaatan berbagai feature yang sebenarnya disediakan oleh Microsoft Office,
dan tanpa disadari membuat kerja tidak seefisien seharusnya.
Sertifikasi Microsoft Office
Specialist (Office Specialist) adalah sertifikasi premium untuk aplikasi
desktop Microsoft. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi dengan standar global
untuk validasi keahlian dalam menggunakan Microsoft Office dalam meningkatkan
produktivitas kerja.
4. Sertifikasi di Bidang Jaringan
Sertifikasi yang paling populer di
bidang jaringan adalah sertifikasi Cisco. Memang bukan rahasia bahwa Cisco
merupakan pemegang pangsa pasar terbesar di bidang jaringan sampai saat ini.
Selain sertifikasi Cisco, sertifikasi di bidang jaringan yang juga cukup
populer adalah sertifikasi yang diberikan oleh CompTIA, Novell, dan Solaris.
5. Sertifikasi
di Bidang Computer Graphics dan Multimedia
Peluang karier
di bidang Computer Graphics dan Multimedia sangat luas, mulai dari designer,
art director, web designer, editor, multimedia artist, visualizer, visual
effect artist, dan banyak lagi. Tidak heran jika training di bidang animasi,
desain grafis, desain Web, digital video, dan digital imaging ini semakin
diminati.
Apa yang bisa
Anda lakukan jika Anda ingin diakui sebagai ahlinya di bidang desktop
publishing, animasi, digital video, atau desain Web? Tentu saja Anda bisa
menempuh berbagai training dan jalur sertifikasi yang ditawarkan oleh
vendor-vendor aplikasi yang bergelut di bidang multimedia ini.Beberapa vendor
yang mengeluarkan sertifikasi di bidang ini adalah Adobe, Macromedia, Autodesk,
dan Maya
Sertifikasi
administration, maintenance, management dan audit
Administrasi adalah proses
penyelenggaraan kerja yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan. Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di
dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-fungsi manajemen, yang
terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.
Administrasi adalah segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja
sama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
Maintenance adalah
suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan agar
peralatan selalu memiliki kondisi yang sama dengan keadaan awalnya. Maintenance
atau pemeliharaan
juga dilakukan untuk menjaga agar peralatan tetap berada dalam kondisi yang
dapat diterima oleh penggunanya.(Lindley R. Higgis dan R. Keith Mobley
(Maintenance Engineering Handbook, Sixth Edition, McGraw-Hill, 2002))
Manajemen berasal dari bahasa latin
yaitu asal kata “manus” yang berarti tangan dan“agere” yang
berarti melakukan. Kedua kata itu digabung membentuk kata kerja“managere” yang
berarti menangani. “Managere” diterjemahkan ke dalam bahasa
Inggris menjadi “manage”, dan diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia menjadi “manajemen”atau pengelolaan.
Audit adalah evaluasi terhadap suatu
organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit teknologi informasi adalah
bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi
secara menyeluruh. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit
komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi
perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai
target organisasinya. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif,
dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuannya adalah untuk melakukan
verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai
dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.
Profesi di bidang Administration dan
Maintenance yaitu seperti Database Administrator, System Administrator, Network
Administrator, IT Administrator dan Network Engineer.
Sertifikasi yang diberikan sebagai
bentuk pengakuan profesionalitas di bidang Administration dan Maintenance,
yaitu Oracle Certified DBA Associate, Oracle Certified DBA Professional,
Oracle9iAS Web Administrator, Microsoft Certified DBA, Cisco Certified Network
Associate (CCNA), CompTIA Network+, Master CIW Administrator, WOW Certified Web
Administrator Apprentice (CWAA), System Administration Guild (SAGE).
Institusi yang menawarkan sertifikasi
untuk Administration dan Maintenance antara lain Oracle, Microsoft, Cisco,
CompTIA, Certified Internet Web Master (CIW), World Organization of Webmasters
(WOW), dan Information Systems Audit and Control Association (ISACA).
Sertifikasi yang diberikan sebagai
bentuk pengakuan profesionalitas di bidang Management dan Audit, antara lain :
·
CISA (Certified Information Systems
Auditor)
·
CISM (Certified Information Security
Manager)
·
CISSP (Certified IS Security
Professional)
·
CIA (Certified Internal Auditor)
Salah satu institusi yang menawarkan
sertifikasi untuk Management dan Audit yaitu Information Systems Audit and
Control Association (ISACA).
ISACA berdiri secara formal sejak 1969.
Pertama kali didirikan, ISACA merupakan asosiasi bagi para IS Auditor dengan
fungsi sebagai sumber informasi dan pihak yang memberikan panduan-panduan
praktik bagi IS Auditor. Namun, saat ini, keanggotaan ISACA telah mencapai
35,000 orang yang tersebar di 100 negara di seluruh dunia (di Indonesia
terdapat 100 anggota). Keanggotaannya sendiri mencakup berbagai macam lingkup
profesi, diantaranya IS Auditor, Konsultan, Akademisi, dan berbagai profesi lain
yang terkait dengan TI. Keanekaragaman profesi ini, membuat para anggota dapat
saling belajar dan bertukar pengalaman mengenai profesinya masing-masing. Sejak
lama, hal ini telah dipandang sebagai salah satu kekuatan ISACA di samping
memiliki chapter di 60 negara yang dapat memberi kesempatan kepada para
anggotanya untuk saling berbagi pengalaman, praktik dan pengetahuan, dan dengan
demikian dapat menjadi wadah memperluas networking bagi para anggotanya. Dalam
tiga dekade terakhir, ISACA telah berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan
dijadikannya ISACA sebagai acuan praktik-praktik terbaik dalam hal audit,
pengendalian dan keamanan sistem informasi oleh para profesional di seluruh
dunia. Perkembangan ISACA ini juga ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah
anggota secara signifikan di beberapa negara.
source: link
Labels: makul: softskill




Post a Comment