Thursday, June 25, 20158:55 PM
IT AUDIT TRAIL
Audit
Trail merupakan salah satu fitur dalam suatu program yang
mencatat semua kegiatan yang dilakukan tiap user dalam suatu tabel log secara
rinci. Audit Trail secara default akan
mencatat waktu, user, data yang diakses dan berbagai jenis kegiatan. Jenis
kegiatan bisa berupa menambah, merungubah dan menghapus. Audit Trail apabila
diurutkan berdasarkan waktu, bisa membentuk suatu kronologis manipulasi data.
Dasar ide membuat fitur Audit Trail adalah menyimpan histori
tentang suatu data (dibuat, diubah atau dihapus) dan oleh siapa, serta bisa
menampilkannya secara kronologis. Dengan adanya Audit Trailini,
semua kegiatan dalam program yang bersangkutan diharapkan bisa dicatat dengan
baik.
Cara kerja Audit Trail
Audit
Trail yang disimpan dalam suatu tabel:
·
Dengan menyisipkan perintah penambahan record ditiap query:
Insert, Update dan Delete.
·
Dengan memanfaatkan fitur trigger pada DBMS. Trigger adalah
kumpulan SQL statement yang secara otomatis menyimpan log pada event INSERT,
UPDATE ataupun DELETE pada sebuah tabel.
Fasilitas Audit Trail
Jika
fasilitas Audit Trail diaktifkan, maka setiap transaksi yang
dimasukan keAccurate, jurnalnya akan dicatat di dalam sebuah tabel,
termasuk oleh siapa dan kapan. Apabila ada sebuah transaksi yang di-edit,
maka jurnal lamanya akan disimpan, begitu pula dengan jurnal barunya.
Hasil Audit Trail
Record Audit
Trail disimpan dalam bentuk, yaitu :
·
Binary File – Ukuran tidak besar dan tidak bisa dibaca begitu
saja
·
Text File – Ukuran besar dan bisa dibaca langsung
·
Tabel.
REAL TIME AUDIT
Real
Time Audit (RTA) adalah suatu sistem untuk mengawasi kegiatan teknis
dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat
ini dari semua kegiatan dimana pun mereka berada. Ini mengkombinasikan prosedur
sederhana dan logis untuk merencanakan dan melakukan dana untuk kegiatan dan
“siklus proyek” pendekatan untuk memantau kegiatan yang sedang berlangsung dan
penilaian termasuk cara mencegah pengeluaran yang tidak sesuai.
IT FORENSICS
IT
Forensics merupakan Ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta
dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi, serta validasinya menurut
metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat).
Tujuan IT
Forensics adalah untuk mendapatkan fakta-fakta
objektif dari sistem informasi, karena semakin berkembangnya teknologi komputer
dapat digunakan sebagai alat bagi para pelaku kejahatan komputer.
Fakta-fakta
tersebut setelah diverifikasi akan menjadi bukti-bukti (evidence) yang akan di
gunakan dalam proses hukum, selain itu juga memerlukan keahlian dibidang IT (termasuk
diantaranya hacking) dan alat bantu (tools), baik hardwaremaupun software.
Untuk
Menganalisis Barang Bukti dalam Bentuk Elektronik atau Data seperti:
·
NB/Komputer/Hardisk/MMC/CD/Camera Digital/Flash Disk dan SIM
Card/HP.
·
Menyajikan atau menganalisis Chart Data Komunikasi Target.
·
Menyajikan atau Analisis Data isi SMS Target dari HP.
·
Menentukan Lokasi/Posisi Target atau Maping.
·
Menyajikan Data yg ada atau dihapus atau Hilang dari Barang
Bukti Tersebut.
Data
atau barang bukti tersebut diolah, dan dianalisis menggunakan software dan alat
khusus untuk dimulainya IT Forensics. Hasil dari IT Forensics adalah sebuah
Chart data Analisis komunikasi data Target.
Berikut
prosedur forensik yang umum di gunakan antara lain:
·
Membuat copy dari keseluruhan log data, files dan lain-lain yang
dianggap perlu pada media terpisah.
·
Membuat fingerptint dari data secara matematis.
·
Membuat fingerprint dari copy secara otomatis.
·
Membuat suatu hashes masterlist.
·
Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.
Sedangkan
menurut metode Search dan Seizure adalah:
·
Identifikasi dan penelitian permasalahan.
·
Membuat hipotesa.
·
Uji hipotesa secara konsep dan empiris.
·
Evaluasi hipotesa berdasarkan hasil pengujian, dan pengujian
ulang jika hipotesa tersebut jauh dari apa yang diharapkan.
·
Evaluasi hipotesa terhadap dampak yang lain jika hipotesa
tersebut dapat diterima.
Tools dalam IT Forensics
·
Antiword
Antiword merupakan
sebuah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan teks dan gambar dokumen
Microsoft Word. Antiword hanya mendukung dokumen yang dibuat oleh MS Word versi
2 dan versi 6, atau yang lebih baru.
·
Autopsy
The
Autopsy Forensic Browser merupakan antarmuka grafis untuk tool
analisis investigasi diginal perintah baris The Sleuth Kit. Bersama, mereka
dapat menganalisis disk dan file system Windows dan UNIX (NTFS, FAT, UFS1/2,
Ext2/3).
·
Binhash
Binhash merupakan
sebuah program sederhana untuk melakukan hashingterhadap berbagai
bagian file ELF dan PE untuk perbandingan. Saat ini ia melakukan hash terhadap
segmen header dari bagian header segmen obyek ELF dan bagian segmen header
obyek PE.
·
Sigtool
Sigtool merupakan
tool untuk manajemen signature dan database ClamAV. Sigtool dapat digunakan
untuk rnenghasilkan checksum MD5, konversi data ke dalam format heksadesimal,
menampilkan daftar signature virus dan build/unpack/test/verify database CVD
dan skrip update.
·
ChaosReader
ChaosReader merupakan
sebuah tool freeware untuk melacak sesi TCP/UDP/… dan mengambil data aplikasi
dari log tcpdump. la akan mengambil sesi telnet, file FTP, transfer HTTP (HTML,
GIF, JPEG,…), email SMTP dan sebagainya, dari data yang ditangkap oleh log lalu
lintas jaringan. Sebuah file index html akan tercipta yang berisikan link ke
seluruh detil sesi, termasuk program replay realtime untuk sesi telnet, rlogin,
IRC, X11 atau VNC; dan membuat laporan seperti laporan image dan laporan isi
HTTP GET/POST.
·
Chkrootkit
Chkrootkit merupakan
sebuah tool untuk memeriksa tanda-tanda adanya rootkit secara lokal. la akan
memeriksa utilitas utama apakah terinfeksi, dan saat ini memeriksa sekitar 60
rootkit dan variasinya.
·
Dcfldd
Tool
ini mulanya dikembangkan di Department of Defense Computer Forensics
Lab(DCFL). Meskipun saat ini Nick Harbour tidak lagi berafiliasi dengan
DCFL, ia tetap memelihara tool ini.
·
Ddrescue
GNU
ddrescue merupakan sebuah tool penyelamat data. la menyalinkan data dari satu
file atau device blok (hard disc, cdrom, dsb.) ke yang lain, berusaha keras
menyelamatkan data dalam hal kegagalan pembacaan. Ddrescue tidak memotong file
output bila tidak diminta. Sehingga setiap kali anda menjalankannya ke file
output yang sama, ia berusaha mengisi kekosongan.
·
Foremost
Foremost merupakan
sebuah tool yang dapat digunakan untuk me-recover file berdasarkan
header, footer atau struktur data file tersebut. la mulanya dikembangkan oleh
Jesse Kornblum dan Kris Kendall dari the United States Air Force Office
of Special Investigations and The Center for Information Systems Security
Studies and Research. Saat ini foremost dipelihara oleh Nick Mikus, seorang
Peneliti di The Naval Postgraduate School Center for Information
Systems Security Studies and Research.
·
Gqview
Gqview merupakan
sebuah program untuk melihat gambar berbasis GTK. la mendukung beragam format
gambar, zooming, panning, thumbnails dan pengurutan gambar.
·
Galleta
Galleta merupakan
sebuah tool yang ditulis oleh Keith J Jones untuk melakukan analisis forensic
terhadap cookie Internet Explorer.
·
Ishw
Ishw (Hardware
Lister) merupakan sebuah tool kecil yang memberikan informasi detil mengenai
konfigurasi hardware dalam mesin. la dapat melaporkan konfigurasi memori dengan
tepat, versi firmware, konfigurasi mainboard, versi dan kecepatan CPU,
konfigurasi cache, kecepatan bus, dsb. pada sistem t>MI-capable x86 atau
sistem EFI.
·
Pasco
Banyak
penyelidikan kejahatan komputer membutuhkan rekonstruksi aktivitas Internet
tersangka. Karena teknik analisis ini dilakukan secara teratur, Keith
menyelidiki struktur data yang ditemukan dalam file aktivitas Internet Explorer
(file index.dat). Pasco, yang berasal dari bahasa Latin dan berarti “browse”,
dikembangkan untuk menguji isi file cache Internet Explorer. Pasco akan
memeriksa informasi dalam file index.dat dan mengeluarkan hasil dalam field
delimited sehingga dapat diimpor ke program spreadsheet favorit Anda.
·
Scalpel
Scalpel adalah
sebuah tool forensik yang dirancang untuk mengidentifikasikan, mengisolasi dan
merecover data dari media komputer selama proses investigasi forensik. Scalpel
mencari hard drive, bit-stream image, unallocated space file, atau sembarang
file komputer untuk karakteristik, isi atau atribut tertentu, dan menghasilkan
laporan mengenai lokasi dan isi artifak yang ditemukan selama proses pencarian
elektronik. Scalpel juga menghasilkan (carves) artifak yang ditemukan sebagai
file individual.
Labels: makul: softskill




Post a Comment